Ketika sebuah ibu kota negara baru dibangun dari nol, salah satu tantangan yang jarang terlihat publik adalah kesiapan infrastruktur digitalnya — termasuk siapa yang akan mengoperasikan data center di baliknya. Inilah konteks di balik program sertifikasi Master Data Center Professional (MDCP) yang SBKI fasilitasi untuk tim teknis IKN Nusantara.
Tantangan: Operasional Berstandar Internasional Sejak Hari Pertama
Berbeda dari data center yang sudah beroperasi bertahun-tahun dan bisa memperbaiki proses secara bertahap, infrastruktur IKN dituntut beroperasi dengan standar internasional sejak awal. Ini berarti tim teknis yang akan mengelolanya perlu dibekali kompetensi operasional data center yang sudah teruji, bukan belajar sambil berjalan.

Cakupan Program
Program MDCP yang difasilitasi SBKI mencakup manajemen operasional data center, standar keandalan infrastruktur, hingga protokol keamanan sistem — dirancang supaya tim teknis siap menghadapi skenario operasional nyata begitu infrastruktur mulai berjalan penuh.
Hasil yang Terukur
Di luar sertifikat itu sendiri, hasil yang paling berarti dari program ini adalah kesiapan tim untuk menjalankan operasional data center secara mandiri, dengan kompetensi yang setara standar internasional — bukan bergantung sepenuhnya pada konsultan luar.
Studi kasus ini menunjukkan bagaimana sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif, tapi persiapan nyata menghadapi tanggung jawab operasional berskala nasional.